New York, kota yang tak pernah tidur, akan memadamkan lampu-lampu gedung pencakar langit Manhattan setelah tengah malam untuk membantu keselamatan penerbangan burung-burung yang bermigrasi.
Para pemimpin kotapraja New York mengatakan, lampu-lampu di gedung-gedung dengan ketinggian di atas 40 lantai akan dipadamkan pada masa migrasi burung di musim gugur dan semi agar burung tidak menabrak gedung. Menurut catatan, sejak tahun 1997, lebih dari 4.000 burung yang bermigrasi telah mati atau terluka karena menabrak gedung pencakar langit.
“New York telah menjadi jalur penerbangan burung-burung yang bermigrasi, dan taman-tamannya menjadi peristirahatan mereka. Namun gedung-gedung yang bersinar terang justru menarik burung untuk mendekat, seperti serangga tertarik pada api,” kata Direktur Audubon New York, E.J. McAdams.
McAdams bergabung dengan para pejabat kota dan kelompok real estate dalam mempromosikan gerakan “Lights Out New York.” Mereka berharap tindakan ini akan ditiru dan diikuti pengelola gedung lain.
“Tidak ada alasan kita tidak bisa memberikan sedikit usaha untuk membantu lingkungan kita,” kata Presiden Badan Real Estate New York, Steve Spinola.
Program pemadaman itu sendiri dilakukan meniru kota Chicago dan Toronto. Selain menyelamatkan burung, program juga merupakan penghematan energi, walau mungkin berarti berkurangnya keindahan pencakar-pencakar langit New York.
Yang jelas, keindahan New York tetap bisa dikembalikan lagi, karena program ini hanya dilakukan pada musim migrasi burung. Tapi bila burung-burungnya yang hilang, maka mereka tidak akan pernah kembali selamanya.

Sumber: reuters