Irna adalah seorang anak yang miskin. Ayahnya hanya seorang buruh pabrik. Sedangkan ibunya sudah meninggal ketika ia masih bayi. Sekarang Irna sudah duduk di kelas 3 Sekolah Dasar. Irna harus berjalan kaki ke sekolah yang jaraknya cukup jauh dari tempat tinggalnya karena ia tidak memiliki sepeda.
Setiap malam irna berdoa, “Tuhan, saya mohon berilah saya sebuah sepeda pada hari ulang tahun agar saya dapat pergi kesekolah tanpa harus berjalan kaki.”

Doa irna juga didengar oleh ayahnya. Namun, ayah Irna tidak memiliki uang untuk membeli sepeda meskipun ia ingin melakukannya. Pada hari ulang tahunnya, irna membuka hadiah yang diberikan oleh ayahnya.

“Maaf irna, ayah menyesal tidak dapat memberimu sebuah sepeda. Namun, kamu jangan menyalahkan Tuhan karena Ia tidak menjawab doamu.”

“Tidak ayah, Tuhan menjawab doaku. Jawab-Nya’Tunggu, Belum saatnya.’ Tuhan akan memberikan ayah uang jika Ia menghendaki aku memiliki sepeda.”

Ayah irna terkejut dan kagum kepada anaknya. Ia memeluk irna dan berkata, “Memang ada tiga jawaban yang diberikan Tuhan dalam menjawab doa kita : Ya, Tunggu, dan Tidak. “

Tuhan tahu apa yang terbaik bagi kita, Tuhan mengetahui apa yang akan terjadi dalam hidup kita.

Oleh karena itu, Ia tidak selalu memberikan apa yang kita minta.