Senjata ini selalu tampil di setiap game perang… kalau akurasi tembakan… yaahhh… lumayan lah.. kalau saya liat dari pelurunya yang pendek berarti hanya mampu untuk pertempuran jarak dekat.. dan memang efisien untuk itu… kalau dijadikan senjata untuk membidik objek yang jauh… wah anda salah pake senjata tuh…

Thompson Submachinegun atau lebih dikenal sebagai “Tommy Gun” adalah senjata submesin era Perang Dunia II. Senjata ini adalah senjata submesin terbaik atau tidak yang paling terbaik ketika Perang Dunia II.
Dirancang oleh Brigadir Jendral John Taliafero Thompson semasa Perang Dunia I yang berfungsi sebagai “Sapu Parit” (atau dalam bahasa Inggris “Trench Broom”). Bekerja sama dengan John Blish, mereka membuat mekanik Thompson dengan nama Blish Locking System yang katanya merupakan mekanik submesin terbaik diantara kelas submesin ketika Perang Duni I dan Perang Dunia II. Thompson menyondong kaliber .45ACP yang kuat. Panjangnya sekitar 81.9 cm dan kekuatan yang dihasilkan sekitar 2479 Joule dari ujung laras. Seiring dengan waktu ketika PD2, Thompson pun diringkas pembuatanya. Dari Blish Locking sistem, menjadi mekanik biasa dan kecepatan pelurunya pun dikurangi dari 800 rpm menjadi 700 rpm. Thompson adalah senjata submesin pertama yang dibuat oleh Amerika Serikat pada tahun 1928.
Marinir Amerika yang pertama membelinya dari Auto Ordnace Corporation sebuah perusahaan milik John Thompson. Tak disangka, bahwa senjata itul malah lari ke tangan gangster Amerika. Senjata ini adalah senjata terfavorit bagi Al Capone. Inggris, Prancis, dan Cekoslovakia pun ingin membeli dari Amerika, tetapi pesanan mereka tidak dapat terpenuhi karena Amerika sedang sibuk melawan Jepang ketika pengeboman di Pearl Harbour. Salah satu penggemar Thompson selain Al Capone adalah Winston Churchill. Ketika pengambilan alih Prancis dan Cekoslovakia, Jerman menyita Thompson dari kedua negara itu dan memberi kode Maschinenpistole 717. Thompson yang sering terlihat dengan magasen drum sangatlah populer ketika era gangster, dan pada tahun 1941-1942 tetapi karena sulit dibuat dan bunyi rintingan peluru di dalam drum ketika berjalan, SAS Inggris menggantinya dengan magasen berbentuk Klip.
Thompson tergolong senjata kelas atas karena kedetailannya dan bahan pembuatanya serta mekaniknya yang tidak simpel membuat harga Thompson tidak dapat bersaing dengan “saudara sebangsanya” yaitu US M3 dam US M3A1 “Grease Gun” biarpun harga Thompson diturunkan menjadi US$12 tetap saja tidak dapat menyaingi varian USM3 yang harganya US$7 per unit. Thompson terdiri dari berbagai varian seperti:
M1928 Thompson (Model pertama karya tangan dingin John Thompson)
M1928-1 Thompson Model tahun 1941-1943 untuk Inggris dan Amerika dan kecepatan daya tembak dikurangi menjadi 750 rpm
M1&M1ai Thompson Model ini menghilangkan John Blish System dan menggantinya dengan mekanik yang lebih simpel,Sirip pendingin dhilangkan, Sistem bidikan Lyman diganti dengan model “segitiga” yang lebih mudah dan simpel serat kecepatanya menjadi 700 rpm. Model ini dipakai Amerika ketika Perang Dunia II tahun 1943-1945, Perang Korea dan Perang Vietnam dalam jumlah terbatas.

Sumber:Wiki